Artikel

FGD, Metode Pengukuran Implementasi Nilai Budaya AKHLAK; BUMN

focus discussion group

Metode pengukuran yang digunakan pada Implementasi Nilai-nilai Utama BUMN Tahap Ketiga yaitu Penerimaan adalah melalui survei, Focus Discussion Group (FGD), dan wawancara kepada SDM BUMN.

Sehingga sejauh mana SDM BUMN menerima dan mendukung Nilai-Nilai Utama SDM BUMN; AKHLAK; yaitu: Memahami (Knowing), Menerima (Receiving), serta Memengaruhi (Influencing) dapat diketahui tingkatannya masing masing.

Daftar Isi :

Focus Discussion Group (FGD)

Focus Discussion Group (FGD) melibatkan pengumpulan orang-orang dari kesamaan latar belakang atau pengalaman bersama untuk membahas topik tertentu minat. Ini adalah bentuk penelitian kualitatif di mana pertanyaannya ditanya tentang persepsi mereka sikap, keyakinan, pendapat atau ide.

Di dalam Focus Discussion Group (FGD); peserta bebas berbicara dengan anggota lain; tidak seperti metode penelitian lain yang didorongnya diskusi dengan peserta lain. Biasanya melibatkan kelompok wawancara di mana kelompok kecil biasanya 8 sampai 12 orang. 

Focus Discussion Group (FGD) dipimpin oleh seorang moderator (pewawancara) dalam diskusi yang terstruktur secara longgar dari berbagai topik yang diminati. Kemudian peneliti atau penilai memperhatikan dengan detail dari mulai proses awal hingga akhir; serta membuat catatan perihal profil masing masing peserta.

Fitur Utama FGD

  • Melibatkan diskusi terorganisir dengan kelompok individu yang dipilih untuk mendapatkan informasi tentang pandangan mereka dan pengalaman dari suatu topik tertentu.
  • Sangat cocok untuk mendapatkan beberapa perspektif tentang topik yang sama.
  • Membantu dalam mendapatkan wawasan tentang orang-orang berbagi pemahaman tentang kehidupan sehari-hari dan cara-cara di mana individu berada dipengaruhi oleh orang lain dalam situasi kelompok
  • Peran moderator sangat besar signifikan, sebagai pimpinan kelompok yang baik; kepemimpinan dan keterampilan interpersonal adalah diperlukan untuk memoderasi kelompok berhasil.

Langkah-langkah Melakukan Focus Group Discussion (FGD)

1) Langkah 1: Tetapkan Tujuan FGD. 
Hal yang ingin dipelajari atau didapatkan wawasannya? Misalnya, tertarik dengan pengalaman karaywan terkait dengan penerapan budaya perusahaan; dll. Atau FGD digunakan untuk menggali isu-isu yang diangkat dari survei Penerapan Nilai-nilai Utama Budaya Perushaan.

2) Langkah 2: Buat Draf Pertanyaan 
Setelah tujuan FGD diketahui, kemudian dilanjukan dengan menyusun pertanyaan penelitian/evaluasi yang akan dijawab didalam kelopok. Misalnya, ‚ÄúSejauh mana Penerapan Nilai-nilai Utama Budaya Perusahaan‚ÄĚ
Pertanyaan penelitian/evaluasi jangan disamakan dengan pertanyaan yang akan disusun untuk peserta FGD.

3) Langkah 3: Kembangkan Diskusi Kelompok
Ini merupakan panduan moderator atau Kerangka Acuan untuk Moderator (yang menentukan keterampilan yang dibutuhkan, kode perilaku, peran moderator dan asisten moderator), panduan kelompok terarah (dengan pertanyaan untuk peserta FGD dan strategi bertanya (misalnya urutan pertanyaan yang akan diajukan) ).

4) Langkah 4: Rekrut Peserta. 
Ada beberapa cara orang dapat ditargetkan untuk berpartisipasi dalam FGD, seperti nominasi, panggilan terbuka, pemilihan acak, dll. Komposisi kelompok (homogen atau heterogen) juga harus dipertimbangkan.

5) Langkah 5: Lakukan FGD. 
Ini dilakukan dengan menggunakan teknik moderasi yang baik dan perekaman/pendokumentasian sesi.

6) Langkah 6: Tanya Jawab. 
Segera setelah sesi FGD berakhir, moderator, observer, evaluator/peneliti saling bertukar pandangan dari sesi FGD. Catat informasi tambahan yang tidak didiskusikan secara terbuka (kesan, kesimpulan, dan sebagainya) untuk digunakan pada langkah selanjutnya.

7) Langkah 7: Analisis Data. 
Data kualitatif yang dihasilkan dari FGD harus dianalisis untuk menemukan tema dan tren yang muncul. Gunakan perangkat lunak yang dapat membantu dalam analisa data.

8) Langkah 8: Presentasikan Temuan. 
Laporkan temuan dengan cara yang bermakna dan bermanfaat bagi pemangku kepentingan utama. Gunakan format lisan, tertulis, atau video, atau kombinasi dari salah satunya.

Perbedaan FGD dan Wawancara (Interview)

1) Jumlah Peserta
FGD adalah diskusi dengan peserta sekitar 4 sampai 15 orang, artinya dalam suatu FGD akan bertemu calon lain yang menjadi saingan. Berbeda dengan wawancara (interview) pada umumnya, dimana hanya satu kandidat yang dinilai oleh satu atau lebih pewawancara.

2) Pertanyaan
Dalam wawancara terkait implementasi budaya perusahab, setiap karyawan umumnya akan ditanya tentang berbagai hal sederhana dan terkait implementasi budaya perushaan. Sedangkan FGD, setiap karyawan umumnya akan diberikan isu atau topik dengan pertanyaan lebih umum; dan selanjutnya berkembang dalam diskusi.

3) Hasil Akhir
Dalam wawancara (interview), HRD akan berurusan dengan data individu karyawan dan pertanyaan yang disusun. Sedangkan pada FGD, moderator akan memberikan materi berupa topik terkait agar dapat didiskusikan bersama; sehingga akan juncul peran dan kontribusi masing masing.


Referensi :

  1. Ann-Murray Brown; Steps to Conducting a Focus Group Discussion (FGD)
  2. Panorama Consulting Group; How to Conduct a Focus Group
  3. Swiss TPH; How to … Conduct a Focus Group Discussion (FGD); By Peter van Eeuwijk and Zuzanna Angehrn
  4. A HERD Publication; Focus Group Discussion

 


Baca Juga :

  1. Pentingnya Pest Control (Pengendalian Hama) di Industri
  2. Penjabaran dan Implementasi ISPS (International Ship and Port Facility Security) Code

 


 

Baca Juga

Seragam Pakaian Sipil Harian (PSH) digunakan oleh Satpam...

Driver (sopir) Rental Mobil PT. Krakatau Jasa Industri telah...

Tenaga Cleaning Service PT. Krakatau Jasa Industri telah dilatih...

Kapasitor bank atau Power Bank adalah peralatan listrik yang...