Artikel

Fungsi Cleaning Service di Tempat Kerja

fungsi cleaning service

Cleaning  Service adalah profesi jasa yang merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan sistem  kebersihan untuk menjadikan sebuah tempat menjadi bersih sesuai keinginan pengguna jasa.  

Daftar Isi :

Pengantar

Perusahaan dan industri pada umumnya menggunakan jasa Cleaning Service dari perusahaan penyedia jasa tenaga kerja Cleaning Service; yand dianggap lebih praktis dan lebih profesional dibandinglan dengan memperkejakan Cleaning Service secara perorangan/individu. Disamping itu; cara demikian dianggap lebih efisien karena biayanya biasanya lebih murah secara overall. Namun demikian perusahaan dan indusri sebaiknya memahami tugas dan fungsi serta kewajiban Cleaning Service di area kerjanya.

Tugas Pokok

Tugas pokok petugas Cleaning Service adalah  menjaga  kebersihan,  kerapihan,  keindahan,  dan  kenyamanan  sebuah tempat meliputi seluruh  area  baik  yang  ada di dalam maupun di luar gedung. Cleaning   Service   memiliki   beragam   jenis   dan   spesialisasi   di   dalamnya.
Tugas Pokok

Secara  umum,  jasa  kebersihan kantor atau tempat kerja dapat dikatakan meliputi:

  1. Membersihkan meja dan setiap permukaannya.
  2. Menyapu, menyedot debu, dan mengepel lantai;
  3. Membuang sampah dari keranjangnya;
  4. Membersihkan dapur;
  5. Membersihkan kamar mandi;
  6. Mencuci gelas dan kewajiban kecil lainnya

Tujuan

Tujuan keberadaan Claening Service adalah untuk tercipta suasana yang nyaman dalam menunjang aktifitas sehari-hari sebagai tujuan jangka pendeknya; sedangkan sebagai tujuan jangka panjangnya merupakan untuk mempertahankan life of time semua benda yang ada dalam lingkup kerja Cleaning service tersebut; gedung, peralatan, prasarana, sarana, dll.

Jadi Tujuan Cleaning Service adalah untuk menciptakan 5K yaitu Kebersihan, kerapihan, keindahan, keamanan, dan kenyamanan dalam ruang lingkup kerja Cleaning Service. Sedangkan tugas poko Cleaning Service adalah untuk Menjaga dan merawat kebersihan masing-masing area, sesuai dengan penempatan,(plotting) dan prosedur yg sudah ditentukan oleh atasan dimana cleaning service berkerja.

Program Harian Cleaning Service

Adapun beberapa tugas harian yang harus dilakukan oleh cleaning service yaitu sebagai berikut.

Menyeka :
Menyeka permukaan metal, setiap kantor pasti memiliki bagian permukaan yang terbuat dari metal, seperti kenop pintu, pegangan , dan sebagainya yang digunakan oleh karyawan setiap hari. Hal ini jika dibiarkan akan membuat bekas sidik jari pada permukaannya dan akan terlihat tidak sedap dipAndang, yang juga akan berdampak buruk bagi pengelola kantor jika tidak terlihat bersih selama jam kerja

Setiap hari cleaning service harus datang lebih awal untuk melakukan berbagai kegiatan wajib sebelum melakukan kegiatan lainnya. Diantaranya pengelapan atau menyeka pada benda dalam ruangan, investasi kantor, meja, kursi dan seluruh peralatan kantor.

Menyapu :
Menyapu / vacuum, membersihkan lantai setiap hari adalah sebuah keharusan, hal ini bertujuan untuk memastikan debu dan kotoran yang menempel pada lantai dapat dibersihkan sebelum menjadi kerak membandel. Penyapuan kantor baik dalam ruangan atau di luar ini juga tergantung dari dimana para tenaga cleaning service tersebut di tugaskan.


Mengepel :
Mengepel, hal ini tidak kalah pentingnya dengan kegiatan pertama, mereka harus dilakukan secara berurutan. Selain itu akan lebih baik jika dalam proses mengepel lantai kita menggunakan cairan desinfektan untuk membunuh kuman dan bakteri, terutama di lantai kamar mandi dan sekitarnya.
Pengepelan yaitu kegiatan mengepel lantai kantor yang kotor serta tidak higenis untuk memberikan berbagai kegiatan atau layanan.


Membersihkan Toilet :
Membersihkan toilet, ruangan ini adalah ruangan yang sering dikunjungi oleh para karyawan selain workstation. Oleh karena itu menjaga stAndar kebersihan yang tinggi untuk ruangan ini adalah sebuah kewajiban, selain membersihkan toilet dan wastafel, hal yang perlu dilakukan lainnya adalah mengisi ulang sabun cuci tangan dan tisu toilet, serta memastikan bahwa tidak ada noda atau debu menempel pada cermin kamar mandi.  


Pembuangan Sampah :
Mengosongkan tempat sampah, selain mengosongkannya, kita juga perlu menambahkan liner atau plastik di dalam tempat sampah tersebut agar proses pemindahan sampah lebih efisien dan efektif, selain itu hal ini juga dapat melindungi tempat sampah dan memperpanjang usia pakainya. Kegiatan pembuangan ke tempat sampah yang kemudian diangkut oleh para petugas kebersihan atau terdapat beberapa tindakan lain dari para tenaga cleaning service.

SKKNI Cleaning Service

N.812100.004.01; Melaksanakan Prinsip-Prinsip Dasar Bekerja pada Cleaning Service

1. Mempersiapkan diri sebelum memulai aktivitas pekerjaan.
1.1 Absensi dilakukan ketika sampai pada lokasi pekerjaan sesuai dengan prosedur 
1.2 Pakaian seragam dan perlengkapan diri lainnya dipakai sesuai dengan peraturan 
1.3 Tugas harian dibaca dan dipelajari sesuai dengan prosedur 
1.4 Pengarahan pagi diikuti sesuai dengan peraturan.


2. Melaksanakan tugas harian dan berkala.
2.1 Jadwal kerja harian atau berkala dibaca dengan teliti untuk memastikan tugas telah dimengerti. 
2.2 Alur kerja diikuti sesuai arahan teknis dari pengawas. 
2.3 Setiap kejadian dicatat untuk dilaporkan kepada atasan maupun pengguna jasa 
2.4 Kerusakan yang terjadi pada peralatan maupun pada fasilitas gedung dilaporkan kepada atasan.


3. Menjaga standar penampilan.
3.1 Seragam dipakai dengan rapi dan bersih sesuai peraturan 
3.2 Pengharum badan dipakai secara tepat sesuai aturan 
3.3 Penampilan diri dijaga agar selalu rapih dan tidak mengganggu proses kerja 
3.4 Perhiasan dipakai secara aman dan tidak berlebihan sesuai peraturan


4. Membantu kolega dan pengguna jasa
4.1 Bantuan diberikan kepada kolega yang membutuhkan tanpa menggaggu pekerjaan utama 
4.2 Bantuan diberikan kepada pengguna jasa sesuai dengan kapasistas tanggung jawab dan wewenang individu 
4.3 Keluhan dari pengguna jasa dicatat ke dalam formulir yang sesuai 
4.4 Keluhan dilaporkan ke atasan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur


5. Membuat laporan kerja
5.1 Aktivitas kerja harian maupun berkala dicatat dalam buku catatan sesuai ketentuan 
5.2 Permintaan kerja khusus dilaporkan hasilnya kepada atasan dan pengguna jasa
5.3 Pertemuan evaluasi kerja diikuti dengan baik sesuai dengan peraturan. 
5.4 Segala perbaikan hasil evaluasi dicatat sesuai dengan peraturan. 
5.5 Absen pulang dilakukan sebelum meninggalkan lokasi kerja sesuai dengan peraturan.

 

Referensi :

SKKNI Cleaning Service.

 


Baca Juga :

  1. Pengelolaan Sampah di Kawasan Industri
  2. Batasan Kecepatan Kendaraan di Jalan Raya

Baca Juga

Sanitasi didefinisikan sebagai usaha pencegahan penyakit dengan...

Krakataujasaindustri•••Hai Sobat KJI, Keselamatan kerja adalah...

Krakataujasaindustri••• Setiap pekerjaan memiliki risikonya...

Sistem hidrolik merupakan suatu bentuk pemindahan daya dengan...