Artikel

Mengenal Pipa Baja Saluran Air Dengan atau Tanpa Lapisan Seng

pipa air

Spesifikasi Pipa Baja Saluran Air Dengan atau Tanpa Lapisan Seng telah ditetapkan melalui dokumen Standar Nasional Indonesia SNI 0039:2013; Pipa Baja Saluran Air Dengan atau Tanpa Lapisan Seng.

Daftar Isi :

Pipa Baja Saluran Air

Pipa Baja Saluran Air dengan atau tanpa Lapisan Seng; pipa baja karbon atau pipa baja paduan yang dibuat dengan cara dilas tahanan listrik (Electric Resistance Welding; ERW) atau las busur rendam (Submerged Arc Welding-SAW) baik dengan sambungan lurus (longitudinal) maupun sambungan melingkar (helical atau spiral) yang selanjutnya dilapis dengan cara dicelup ke dalam larutan seng panas (Hot Dip Galvanizing) atau tanpa lapisan yang digunakan untuk penyaluran air.

Proses Las Tahanan Listrik (ERW) dan Las Busur Rendam (SAW) baik dengan sambungan lurus (longitudinal) maupun sambungan melingkar (helical atau spiral); dilakukan juga pada pabrikasi Pipa untuk Konstruksi Umum.

Hot Dip Galvanizing

Galvanisasi celup panas, menurut American Galvanizers Association, didefinisikan sebagai proses mencelupkan baja hasil pabrikasi ke dalam ketel atau wadah yang berisi seng cair (Hot Zink Liquid).

Proses ini membantu melindungi logam dari korosi. Ini adalah salah satu cara paling efektif untuk melindungi baja dan logam dari karat. Seng cair memberikan penghalang yang tidak memungkinkan uap air menyentuh logam, sehingga memastikan tidak ada karat yang terbentuk.

Seng melindungi baja dengan metoda sebagai katodik; yaitu bahwa proses korosi akan menyerang material seng terlebih dahulu sebelum menyentuh pada material baja; hal ini yang membedakan Hot Dip Galvanizing dengan metoda pelapisan lainnya.

Penggunaan

Pipa dengan lapisan seng digunakan untuk keperluan instalasi air bersih, dan Pipa tanpa lapisan seng digunakan untuk keperluan instalasi air baku, instalasi sistem plambing dan instalasi air hidran.

Air bersih adalah air baku yang telah mengalami proses pengolahan. Air baku adalah air yang dapat berasal dari sumber air permukaan, cekungan air tanah dan/atau air hujan yang memenuhi baku mutu tertentu sebagai bahan baku untuk air minum.

Air pada sistem plambing (plumbing) adalah air buangan, air hujan pada gedung sampai dengan pipa persil kecuali air minum. Air pada sistem hidran air yang digunakan untuk keperluan pemadam kebakaran. Dan air lainnya adalah air selain air bersih, air baku, air pada sistem plambing, air pada sistem hidran dan air minum.

Persyaratan Spesifikasi

1) Sifat Tampak & Sifat Lainnya
Pipa saluran air harus lurus dengan penampang dalam yang merata, sama besar serta ujung-ujungnya harus rata, tegak lurus terhadap sumbu pipa dan tidak boleh ada cacat seperti gores (scratch), penyok, atau cacat-cacat lain yang membahayakan dalam penggunaan/pemakaiannya. Pipa baja saluran air dengan atau tanpa lapisan seng harus lurus dengan maksimum penyimpangan kelurusan 0,2% kali panjang pipa.

Pipa saluran air yang dilapis seng, permukaan lapisan seng harus merata dan tidak boleh ada yang tidak terlapisi dan harus memperlihatkan warna seng yang seragam. Berat lapisan seng minimum 300 gr/m2 atau setara dengan minimum ketebalan 42 μm. Untuk pipa yang dilapis seng, komposisi kimia bahan baku pelapis harus berkadar seng (Zn) minimum 98,5%.

2) Komposisi Kimia
Komposisi kimia Pipa Baja Karbon hanya menetapkan prosentase kandungan Karbon (C) yaitu  0,20 % max; serta menetapkan komposisi unsur pengotor : Mn : 1,40    % max; P : 0,035 % max; S : 0,030 max. Sedangkan untuk Pipa Baja Paduan; komposisi kimia menetapkan kandungan unsur Karbon (C) yaitu 0,20 max; (komposisi unsur pengotor : Mn : 1,40 % max; P : 0,035 % max; S : 0,030 max. Unsur paduan yang ditambahkan adalah : Cu, Ni, Cr, V, Nb, Ti, Mo, B, dan Co.    

3) Sifat Mekanik
Sifat mekanik diwakili oleh Hasil Pengujian Tarik yang dikelompkkan berdasarkan jenis Baja Karbon, dan Baja Paduan.

sifat mekanik pipa baja air

Sifat Mekani Pipa Baja Saluran Air

4) Dimensi
Untuk dimensi pipa dikelompokkan menjadi 3 (tiga) bagian; yaitu dengan ketebalan "tipis", ketebalan "medium", dan ketebalan "tebal". Dimensi ditetapkan dalam parameter Diameter Luar (Nominal, Maks, dan Min), Diameter Dalam Nominal, Ketebalan (mm). Untuk pipa dengan kategori tipis; ketebal ditetapkan mulai dari 2,0 mm sampai dengan 6,4 mm, ketebalan medium mulai dari 2,6 mm sampai dengan 12,7 mm, serta ketebalan tebal mulai dari 3,2 mmsampai dengan 14,3 mm. sedang Diameter Dalam Nominal ditetapkan mulai dari 15 mm (1/2 inch) sampai dengan 1200 mm (48 inch).

5) Pengujian Lain
Kekuatan lengkung (bending test); Untuk pipa yang dilas dengan las tahanan listrik (ERW) dengan diameter dalam nominal sampai dengan 50 mm (2 inci), pada uji lengkung tidak boleh menunjukkan retakan pada lasan dan pada logam induknya. 

Kekuatan linyak (flattening test); Untuk pipa yang dilas dengan las tahanan listrik (ERW) dengan diameter dalam nominal di atas 50 mm (2 inci) sampai dengan 600 mm (24 inci), dilakukan uji linyak. Pada uji linyak tidak boleh menunjukkan retakan pada lasan dan pada logam induknya.

Kekuatan lengkung terpadu (guided bend test); Untuk pipa yang dilas dengan las busur rendam (SAW), pada uji lengkung terpadu tidak boleh terjadi retak memanjang melebihi 3,18 mm (1/8 inci) ke segala arah baik pada lasan maupun antara lasan dan logam induknya.

Ketahanan bocor; Tiap pipa harus tahan terhadap kebocoran. Untuk pipa dengan diameter lebih kecil atau sama dengan 100 mm (4 inci) dilakukan pengujian hidrostatik atau Eddy Current, sedangkan pipa dengan diameter di atas 100 mm (4 inci) hanya menggunakan uji hidrostatik. 


PT. Krakatau Pipe Industries

PT. Krakatau Pipe Industries adalah salah satu perusahaan Krakatau Steel Group yang memproduksi pipa baja dengan bahan dari baja HRC (Hot Rolled Coil); baik pipa baja karbon maupun pipa baja paduan; baik dengan prosers ERW maupuan SAW; termasuk Pipa Baja untuk Saluran Air.

PT. Krakatau Pipe Industries, berdiri sejak tahun 1972; memproduksi pipa baja spriral ERW. Tahun 1978, KHI (Krakatau Hoogovens International; nama sebelumnya) menginvestasikan tambahan mesin SPM 2000 untuk memproduksi pipa baja las spiral dengan diameter ring 16-80 inch.

Dan tahun 2005, diversifikasi produk dengan menambahkan lini pertama mesin ERW/HFRW yang secara komersial memproduksi ERW/HFRW dengan diameter rang 4-1978, KHI menginvestasikan mesin tambahan SPM 2000 untuk memproduksi pipa baja las spiral dengan diameter rang 16-80 inci.  tahun 2005, Diversifikasi produk dengan menambah lini pertama mesin ERW/HFRW yang secara komersial memproduksi ERW/HFRW dengan diameter ring 4-12 inci pada tahun 2006.


Referensi :

  1. Frontier Galvanizing; WHAT IS HOT DIP GALVANIZING
  2. SNI 0039:2013; Pipa Baja Saluran Air Dengan atau Tanpa Lapisan Seng.
  3. Krasmart; Pipa Baja ERW Air SNI
  4. Sumber Lainnya

 


Baca Juga :

  1. Mengenal Automatic Scrubber; Mesin Pembersih Lantai Otomatis yang Efektif dan Efisien
  2. Pentingnya Tenaga Satpam dalam Memahami Strategi dan Metoda Pengamanan

 


 

Baca Juga

Dynabolt atau banyak juga yang menyebutnya dengan Anchor Bolt atau...

Definisi aktuator pneumatik (pneumatic actuator) adalah; jenis...

Perusahaan Alih Daya  adalah badan usaha  berbentuk badan  hukum...

Bahwa perusahaan dalam menerapkan SMK3 (Sistem Manajemen...