Artikel

Penggunaan Mesin Las Inverter di Industri; Jenis, Keunggulan dan Cara Kerjanya

mesin las inverter

Mesin Las terutama dalam hal ini Mesin Las SMAW (Shielded Metal Arc Welding) atau MMAW (Manual Metal Arc Welding) banyak sekali digunakan di industri industri di Indonesia, peningkatan penggunaan semakin tinggi dengan munculnya Mesin Las SMAW Inverter Portable.

Daftar Isi :

Pengantar

Mesin Las digunakan untuk melakukan proses pengelasan logam terutama baja. Proses Pengelasan adalah proses penyambungan logam dengan menggunakan panas. Dalam proses tersebut terjadi dari perpaduan kedua logam dengan mencairkannya, sehingga hasil perpaduan ini merupakan ikatan yang kuat yang sulit dipisahkan satu sama lain. 

Sumber panas dalam proses Pengelasan SMAW diperoleh dari arus listrik yang ukuran atau besaran arusnya dapat diatur dan dilakukan pengauran pada Mesin Las. Maka secara sederhana Mesin Las SMAW adalah sebuah mesin yang mengeluarkan arus listrik dimana besaran arusnya dapat diatur sedemikian rupa. Hal ini mirip dengan fungsi sebuah rectifier; yang membedakan adalah ukuran besaran arusnya. Sebua Mesin Las SMAW Portable mampu menghasilkan besaran arus listrik hingga 400 - 500 Amperre.

Mesin Las SMAW

Mesin las SMAW dapat kita bedakan atas Mesin Las Arus Searah (DC) dan mesin Las Arus Bolak Balik (Ac). Arus yang kita butuhkan dapat diatur dengan menyetel ampernya. Amper untuk suatu pengelasan tergantung dan besarnya elektroda yang kita pakai.

1) Mesin Las DC Generator
Mesin Las DC atau Mesin Las Generator, dapat menghasilkan manik pengelasan yang halus. Mesin Las DC atau Mesin Las Generator adalah mesin las yang menghasilkan arus listrik dari Generator. Generator ini dapat digerakkan oleh Motor Listrik atau Motor Bensin atau Motor Diesel.

2) Mesin Las DC Rectifier
Mesin Las Rectifier, adalah mesin las yang dihasilkan dengan merubah arus AC menjadi arus DC melalui rangkau transformator dan diode.

3) Mesin Las Inverter
Mesin Las Inverter merupakan mesin las dengan teknologi terbaru dengan menggunakan transformator, IC (Integrated Circuit) dan thyrystor; yang didalamnya juga ditanamkan perangkat lunak untuk mengendlaikan arus listrik; antara lain dengan teknik frekuensi tinggi. Inputnya adalah arus listrik AC dan outputnya adalah arus listrik DC. Mesin jenis ini lebih dalam pengendalian arus listrik serta lebih efisien (daya lebih hemat), serta kinerjanyalebi baik.

4) Mesin Las Transformator
Mesin Las Transformator bawah) adalah mesin Las Arus Bolak‚ÄĒ Balik (AC). Mesin las ini mendapatkan arus dan jaringan listrik. Arus ini belum dapat digunakan dalam pengelasan, oleh sebab itu melalui transformator, arus tadi diubah tegangannya dan arusnya kedalam arus pengelasan.

Dalam regulasi K3 Pengelasan telah ditetapkan bahwa batas maksimum voltage output dari mesin adalah 24 Volt; dengan tujuan menjaga keselamatan operator las dari sengatan listrik.

Karakteristik Mesin Las SMAW Inverter

  • Peralatan sangat Ringan, Portabel & Serbaguna
  • Memerlukan keterampilan yang terlatih
  • Berlaku untuk berbagai bahan, sambungan, posisi
  • Kecepatan sekitar 1kg per jam deposit las.
  • Hasil pengelasan bisa sangat baik
  • Menjadi benchmark proses yang lain.
  • Merupakan mesin las paling canggih; tetapi sederhana dalam penggunaan.
  • Biaya Peralatan yang Ekonomis
  • Berbagai aplikasi yang bervariasi & ketersediaan elektroda las yang luas
  • Mampu melakukan pengelasan banyak jenis logam & paduannya
  • Pengelasan dapat dilakukan pada semua Posisi Pengelasan
  • Pengelasan bisa di dalam ruangan atau di luar ruangan
  • Kabel las dapat diperpanjang hingga jarak yang jauh.

mesin_las_inverter

Keunggulan Mesin Las SMAW Inverter

1) Efisiensi Energi Lebih Tinggi
Mesin las inverter dikenal dengan efisiensi energinya yang tinggi. Penggunaan tenaga listrik lebih efisien, mengurangi konsumsi daya dan biaya pengoperasian dibandingkan dengan mesin las tradisional.

2) Portabel dan Desain Kompak
Mesin las inverter ringan dan kompak, menjadikannya portabel. Fitur ini memungkinkan mesin dapat bergerak cepat dan bekerja di berbagai lokasi, termasuk proyek di lokasi yang sulit.

3) Pengedalian Mudah dan Kualitas Pengelasan Lebih Baik
Mesin las inverter menawarkan kontrol presisi atas parameter pengelasan seperti voltase dan arus. Kontrol ini memungkinkan mesin las mencapai pengaturan optimal untuk bahan dan teknik pengelasan yang berbeda, menghasilkan kualitas las yang lebih baik dan pengerjaan ulang yang lebih sedikit.

4) Penurunan Konsumsi Daya
Teknologi inverter mengoptimalkan penggunaan daya dengan hanya memberikan energi yang dibutuhkan untuk proses pengelasan. Efisiensi ini mengurangi pemborosan energi dan membantu meminimalkan dampak lingkungan.

Cara Kerja Mesin Las SMAW Inverter

Arus input dengan tegangan 220 volt dengan frekuensi variabel (50-60 Hz) mengalir melalui penyearah dan kemudian diubah menjadi konstan. Selain itu, arus dihaluskan melalui filter. Selanjutnya, tegangan dan arus konstan melewati modulator semikonduktor, di mana arus kembali menjadi bolak-balik, tetapi dengan frekuensi yang lebih tinggi, tetapi tidak melebihi 100 kHz. 

Arus kemudian diperbaiki lagi dan tegangan diturunkan ke nilai yang diperlukan untuk mengelas logam. Prinsip pengoperasian inverter las didasarkan pada konverter frekuensi tinggi. Dengan munculnya simpul-simpul arus frekuensi tinggi; memungkinkan penggunaan transformator kecil, yang kemudia berat unit menjadi berkurang secara signifikan. Misalnya, untuk membuat mesin las inverter yang mampu mengalirkan arus sebesar 400 ampere, berat trafo tidak lebih dari 2,5 kg. 

Penggunaan

Penggunaan Mesin Las Inverter di industri industri sangat luas mulai dari konstruksi, welding repair (perbaikan), sampai dengan proses produksi. Perlatan atau mesin industri yang pada umumnya terbuat dari logam (baja); jika mengalami kerusakan tertentu (misalnya patah, aus, dll.) dan membutuhkan pengelasan akan lebih mudah diperbaiki dengan mesin las Inver yang bersifat portable.

Pekerjaan konstruksi pabrik di lapangan pada saat ini lebih suka menggunakan mesin Las Inverter yang lebih ringan dibandingan dengan mesin las konvensional (trafo) yang berat dan pengendalian operasinya yang lebih sulit.

 

Reeferensi :
Development of single-phase high-power factor inverter welding sources; Research Gate

 


Baca Juga :

  1. Perawatan, Pemeliharaan dan Perbaikan Sipil atau Bangunan
  2. Pekerjaan Pembersihan Area Perusahaan, Pabrik dan Industri

 

Baca Juga

Mobil listrik Toyota bZ4X dihadirkan di Indonesia pada bulan...

Dye Penetrant Test atau Pemeriksaan Penetrant  merupakan  salah ...

Kode  elektroda  atau kawat las digunakan  untuk  mengelompokkan ...

BUMN (Badan Usaha Milik Negara) melalui Keputusan Menteri Badan...