Artikel

Pentingnya Pest Control (Pengendalian Hama) di Industri

pest control pengendalian hama

Pekerjaan atau Layanan Jasa Pest Control (Pengendalian Hama) adalah pekerjaan profesional dalam hal pengendalian dan terutama pembasmian hama; seperti antara lain tikus, serangga, nyamuk, lalat, kecoa, dll. 

Daftar Isi :

Pentingnya Pest Control di Industri

Bahwa pada bangunan industri penting untuk dilakukan Pest Control (Pengendalian Hama) terkait dengan isu kesehatan kerja, beberapa hama juga dapat merusak fasilitas bangunan; misalnya tikus menggerogoti kabel, dll.

Bangunan industri sangat beragam, tergantung pada hal-hal yang diproses, karyawan yang mereka pekerjakan, dan kondisi bangunan itu sendiri. Demikian juga halnya dalam hal kebutuhan pengendalian hama. Untuk benar-benar mengetahui cara mencegah hama di bangunan industri, maka harus dilakukan inspeksi (pemeriksaan) menyeluruh dan melakukan identifikasi perihal hama apa saja yang merugikan.

Karena melakukan pembasmian hama tidak dapat dilakukan secara general untuk segala jenis hama serta untuk meminimalkan biaya investasi dalam pembasmian hama; maka identifikasi dan menyeleksi metoda pembasmian, bahan kimia yang diginakan, peralatan, serta periode pembasmian menjadi hal penting.

Kondisi Bangunan

Kondisi keseluruhan bangunan adalah kunci keamanannya terhadap hama; semakin baik bentuknya, semakin kecil kemungkinannya untuk memiliki celah di mana hama dapat masuk. Namun demikian konstruksi bangunan di industri biasanya cukup kompleks menyesuaikan terhadap aktifitas proses produksinya.

Sebuah bangunan besar seperti pabrik sudah dipastikan akan memiliki celah, saluran, dan jalur masuk lainnya bagi berbagai jenis hama. beberapa disengaja dan perlu, beberapa tidak – yang dapat menampung hama. Dan mereka tidak membutuhkan banyak ruang. Bahwa tikus dikenal dapat melewati ruang mana pun yang dapat dimasuki kepalanya; dan ukurannya sangat kecil. Dan secara fakta bahwa tikus lebih menyukai ruang sempit yang memberikan perlindungan yang baik dari pemangsa.

Beberapa bentuk arsitektur dan bahan konstruksi tertentu ada yang sangat kondusif untuk masalah masuknya hama. Bahwa dinding pabrik umumnya dibuat dengan menggunakan logam bergelombang (spandek, seng gelombang, dll.). Bangunan dengan logam bergelombang adalah salah satu struktur yang paling sulit untuk menahan hama, gelombang menciptakan banyak lokasi di mana hama mungkin bersembunyi, bahkan bersemayam.

Program Kerja

Program kerja pelaksanaan pemeliharaan dan perawatan Pest Control dapat dilakukan setiap tiga bulan atau enam bulan dengan pola kerja bersifat umum, berdasarkan volume gedung secara keseluruhan dengan tujuan untuk menghilangkan hama tikus, serangga dan dengan cara penggunaan pestisida, penyemprotan, pengasapan (fogging) atau fumigasi, baik indoor maupun outdoor untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna gedung dan memelihara fasilitas dari kerusakan akibat hama.

Selain metoda tersebut diatas; pembasmian atau pengendalian hama juga dilakukan dengan cara cara yang efektif tanpa menggunakan bahan kimia; misalnya menutup jalan masuk, mengurangi celah, dan tempat tersembunyi yang kondusif untuk hama; dll. Membawa pengendalian hama profesional tidak berarti menggunakan bahan kimia beracun, terutama di bangunan industri dan komersial. Bahan kimia menimbulkan potensi ancaman bagi pasien, pengunjung, anak-anak, hewan peliharaan, dan karyawan. Oleh karena itu, racun hanya digunakan sebagai upaya terakhir dalam pengendalian hama, jika memang ada..

Manfaat Pest Control di Industri

1) Isu Kesehatan Kerja

Kesehatan karyawan dan pengunjung perusahaan dapat berisiko jika terdapat hama ditempat kerja. Hama dapat menyebarkan bakteri dan penyakit, menimbulkan ancaman bagi karyawan dan pengunjung.

2) Mejaga Reputasi Perusahaan 
Tanda-tanda hama yang terlihat, bahkan yang kecil sekalipun, dapat merusak reputasi bisnis perusahaan. Bahwa media sosial, akan memungkinkan bagi semua orang untuk mengetahui bahwa fasilitas suau perusahaan memiliki masalah hama. Dan untuk mengembalikan reputasi perusahaan akan jauh lebih sulit serta biaya tinggi daripada upaya membasmi hama.

3) Meningkatkan Moral Karyawan
Moral karyawan meningkat ketika hama hilang. Tidak ada yang mau bekerja di ruang di mana serangga, lalat, kecoa, burung, atau hewan pengerat (tikus) menjadi masalah. Ketika moral perusahaan meningkat, begitu juga bisnis dan kinerja perusahaan akan semakin baik, karena karyawan akan lebih produktif dan kecil kemungkinannya untuk mencari pekerjaan lain.

4) Meminimalkan Kerusakan Fasilitas
Meminimalkan kerusakan fasilitas yang diakibatkan oleh hama; misalnya rayap dapat merusak bangunan; tikus dapat merusak kabel dan komponen kelistrikan penting; dll. Pest Cobtrol merupakan salah satu aktifitas penting untuk pemeliharaan bangunan termasuk gedung perkantoran, gudang, dll.

Tips Pengendalian Hama di Industri

1) Jangan Membiarkan Sampah Terbuka
Tutup tempat sampah dengan baik dan buang sampah secara teratur. Pastikan bahwa tempat sampah di ruang istirahat atau di kantor dibersihkan setiap akan pulang kerja. Dua hal yang paling disukai hama adalah sumber makanan dan sumber air yang mudah didapat. Cegahlan bahwa hama tidak akan mendapatkan hal-hal seperti itu; dan kondisi ini tidak dapat hanya mengandalkan layanan jasa pembasmi hama (pest control); tetapi moral semuanya.

2) Pastikan Jendela Tertutup
Bahwa bangunan besar seperti yang biasa digunakan untuk keperluan industri atau pabrik bisa menjadi panas. Kurangi panas dengan opsi AC (Air Conditioner) dan kipas berkualitas sambil menjaga pintu tetap tertutup. Pastikan bahwa jendela dan pintu tertutup pada waktunya pulang kerja; karena jendela yang terbuka akan digunakan jalan masuk hama.

3) Menutup Celah
Menutup setiap celah yang memungkinkan hama masuk dan bersembunyi atau bersemayam; bahwa tikus akan masuk melalui celah kecil yang tersembunyi. Periksa setiap adanya celah terhadap kemungkinannya hama masuk melalui celah tersebut; dan jika perlu ditutup .

4) Lakukan Inspeksi Rutin
Mengetahui ke mana harus mencari dan apa yang harus dicari dapat membantu memecahkan masalah hewan pengerat seperti tikus; sebelum menjadi malapetaka menggerogoti kabel dan peralatan pabrik yang penting. Beberapa tanda umum lain dari serangan hewan pengerat adalah kotoran, bekas gigitan, sarang, noda urin, dan jejak atau bekas gosokan. 

5) Simpan Makanan Dalam Wadah Tertutup
Lakukan untuk selalu menyimpan produk makanan apa pun dalam wadah tertutup untuk mencegah masuknya hewan pengerat dengan menghilangkan sumber makanan yang dapat menarik perhatian mereka. Selain makanan, hewan pengerat juga membutuhkan tempat berlindung dan mereka dapat menemukannya di beberapa tempat yang tidak jelas termasuk tangga, rak, loker, meja kerja, dan mesin. Area penyimpanan menjadi rumah yang ideal bagi hewan pengerat karena mereka tertarik pada tempat yang lembab dan gelap. 


Referensi :

  1. Assured Environments; 6 Industrial Pest Prevention Tips
  2. Cleanlink; Five Pest Prevention Tips For Facilities
  3. Dan Sumber Lainnya.

 


Baca Juga :

  1. Pentingnya Kemampuan Cleaning Service dalam Menggunakan Peralatan Makinal
  2. Penggunaan Mesin Las Inverter di Industri; Jenis, Keunggulan dan Cara Kerjanya

 


 

Baca Juga

Bahwa Satuan Pengamanan (Satpam) dalam melaksanakan tugas...

Cara membersihkan karpet yang terdapat dalam SKKNI Cleaning...

Perusahaan, industri, perkantoran, rumah sakit, fasilitas umum,...

Gudang adalah fasilitas yang berfungsi sebagai lokasi penyimpanan...