Artikel

Pentingnya Tenaga Satpam dalam Memahami Strategi dan Metoda Pengamanan

metoda pengamanan

Tugas pokok Satpam adalah menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan/tempat kerjanya yang meliputi aspek pengamanan fisik, personel, informasi dan pengamanan teknis lainnya di lingkungan/tempat kerjanya.

Daftar Isi :

Pengantar

Untuk dapat melaksanakan tugas tersebut diatas dengan baik maka perlu disusun atau ditetapkan suatu strategi atau metoda pengamanan. Kemudian tenaga Satuan Pengamanan (Satpam) dituntut untuk memahami strategi atau metoda tersebut; sehingga dalam pelaksanaannya dapat dijalankan sesuai harapan. 

Strategi atau metoda tersebut dapat dituangkan dalam Prosedur atau SOP; yag selanjutnya disosialisasikan kepada tenaga Satuan Pengamanan (Satpam) untuk dapat dipahami dan dijadikan sebagai acuan dalam menjalankan tugasnya.

Strategi atau Metoda Pengamanan

Strategi atau Metoda Pengamanan dapat dikelompokkan sebagai berikut; antara lain :

1) Keamanan Fisik (Physical Security)
Keamanan Fisik atau pengamanan fisik merupakan metode pembentukan sistem keamanan terhadap kondisi fisik suatu instalasi atau institusi lahan atau gedung beserta isinya. Physical Security atau keamanan fisik meliputi ancaman, kerawanan dan tindakan yang dapat dilakukan untuk mamberi perlindungan fisik tehadap sumber daya organisasi dan informasi yang sensitif. Sistem keamanan fisik sering mengacu pada tindakan yang diambil untuk melindungi sistem, gedung dan infrastruktur pendukung yan terkait terhadap ancaman yang berhubungan dengan lingkungan fisik. Contoh: Pagar, Gerbang, CCTV, Tembok, Pos Penjaga.

2) Keamanan Sistem Informasi (Information Systems Security)
Keamanan Sistem Informasi merupakan tindakan yang dilakukan agar sistem informasi aman, tidak terganggu, atau metode untuk mempertahankan serangan dari para hacker, dan serang lainnya (cyber attacks). Keamanan Sistem Informasi ( Information System Security ) adalah perlindungan akses terhadap sistem pengendalian IT dan melindungi integritas, ketersediaan dan kerahasiaan informasi. Keamanan Sistem Informasi harus menjadi perhatian yang sangat penting dari sistem pengamanan dan juga dari manajemen eksekutif dari setiap perusahaan atau instansi pemerintah. Contoh: Pengamanan terhadap serangan untuk mendapatkan akses (access attacks) pada Jarigan Komputer.

3) Pengawasan dan Pencegahan Kehilangan (Loss Prevention).
Pengawasan dan Pencegahan Kehilangan merupakan tindakan yang dilakukan atau metode keamanan sehingga dapat mencegah terjadinya kerugian baik finansial maupun material serta antisipasi terjadinya pencurian, kebakaran, bencana alam, dll. Pengawasan dan pencegahan dapat dilakukan dengan beberapa cara, misalnya dengan menempatkan personal Satuan Pengamanan di tempat-tempat berpotensi resiko kehilangan atau dapat juga memanfaatkan beberapa teknologi seperti CCTV (Circuit Closed Television), Sensormatic, Sensor Gerak, dll. meskipun semua teknologi diatas tetap membutuhkan pengawasan dari manusia secara terpadu. Dengan melakukan pengawasan dan pencegahan tersebut meskipun tidak dapat menjamin pihak perusahaan akan terbebas dari resiko kehilangan dan kerugian, namun dapat meminimalisir kerugian yang lebih besar. Contoh: Pengamanan pencegahan kehilangan barang, pemalsuan data & dokumen; korupsi.

4) Manajemen Resiko (Risk Management)
Manajemen Resiko merupoakan metode yang diaplikasikan dalam pengendalian potensi resiko industrial, sistem operasi industrial. Manajemen Resiko adalah sebuah cara yang sistematis dalam mengidentifikasi sebuah resiko dan menentukan dengan tepat penanganan resiko tersebut. Manajemen Resiko menetapkan item resiko, tingkat resiko dan mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengatasi jika potensi resiko terjadi. Satuan Pengamanan harus memahami dan mengenali resiko keamanan ditempat kerjanya. Contoh: Pengamanan terhadap resiko pencurian kendaraan ditempat parkir, dll.

5) Emergency and Contingency Planning
Emergency and Contingency Planning merupakan metode atau cara untuk mengantisipasi kondisi keadaan darurat (emergency respon) dan jika rencana yang diharapkan (expectation) tidak sesuai hasilnya. Contingency plan adalah suatu tindakan yang sudah dipersiapkan, untuk mengatasi kemungkinan terjadinya kondisi terhentinya produksi pada proses produksi yang terlalu lama; dll. Contoh: Pengamanan akibat kejadian Mati Lampu / Mogok Kerja Karyawan; huru hara; dll.

6) Pencegahan Kebakaran (Fire Protection)
Pencegahan Kebakaran merupakan tindakan dalam merancang suatu sistem proteksi agar dapat mengendalikan bahaya kebakaran sehingga dapat menjamin asset yang berada dilokasi tersbut dapat aman dan terjaga dari kerusakan. Proteksi kebakaran (fire protection) adalah merupakan aspek paling utama dalam program perlindungan kebakaran. Perencanaan yang baik dalam aktifitas pencegahan kebakaran akan dapat menyelamatkan miliaran rupiah dan juga nyawa manusia akibat kebaran. Salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran pada berbagai industry iadalah tindakan tidak aman atau kondisi lingkungan yang kurang baik. Dengan memperbaiki tindakan tidak aman (unsafe act) dan kondisi lingkungan kerja maka penyebab terjadinya kebakaran dapat dikurangi. Contoh: Pencegahan kebakaran akibat korsleting listrik.

7) Manajemen Krisis (Crisis Management)
Manajemen Krisis merupakan metode pengendalian krisis, misalnya karena supply sumber energi terganggu, sistem transportasi yang mengalami bencana, sumber air, dll. Crisis Management adalah kemampuan organisasi atau personal dalam menghadapi berbagai situasi yang mengancam. Mulai dari ancaman keselamatan hingga ancaman reputasi. Contoh: Pencegahan dan penangnan sabotase.

8) Manajemen Bencana (Disaster Management)
Manajemen Bencana merupakan tindakan yang akan dilakukan dalam mengaplikasikan pengelolaan sistem utuk antisipasi adanya atau timbulnya gangguan yang dapat membahayakan sistem secara keseluruhan. Manajemen Bencana adalah tindakan yang dilakukan organisasi untuk menanggapi kejadian tidak terduga yang merugikan manusia atau sumber mata pencaharian, mengancam berlangsungnya operasi suatu organisasi Contoh: bencana alam.

9) Kontra Terorisme
Kontra Terorisme merupoakan metode atau cara yang akan dilakukan jika terjadi serangan teroris terhadap lingkungan, gedung atau objek industrial. Kontra Terorisme adalah praktik, taktik, atau teknik yang dilakukan oleh pemerintah, pihak militer, kepolisian, atau perusahaan yang bertujuan untuk merespon atau mencegah aksi teror. Contoh: serangan terorisme;

10) Perlindungan Eksekutif
Perlindungan Eksekutif, juga dikenal sebagai perlindungan pribadi terhadap VVIP dan VIP, mengacu pada langkah-langkah keamanan yang diambil untuk menjamin keamanan VVIP dan VIP atau orang lain yang mungkin terkena risiko pribadi yang tinggi karena pekerjaan mereka, status pejabat, kekayaan, asosiasi atau lokasi geografis. Contoh: pengawalan Direksi, Tamu VIP, Rapat RUPS, dll.

11) Pencegahan Tindak Kekerasan di Tempat Kerja
Kekerasan di tempat kerja atau kekerasan kerja mengacu pada kekerasan, biasanya dalam bentuk kekerasan fisik atau ancaman, yang menciptakan risiko bagi kesehatan dan keselamatan karyawan atau beberapa karyawan. Kekerasan ditempat kerja didefinisikan sebagai tindakan fisik (penyerangan, pemukulan) atau tindakan psikologis (teror, menakuti, melecehkan, memarahi, menggoda, mengancam, intimidasi) yang akan mempengaruhi pekerja yang bersangkutan. Contoh: teror atau penyerangan terhadap karyawan.

12) Pencegahan Kejahatan (Crime Prevention)
Pencegahan Kejahatan merpakan metode atau cara yang akan dilakukan untuk mencegah berbagai jenis kejahatan (kriminal) yang muncul dilingkungan. Pencegahan kejahatan (Crime Prevention) adalah suatu usaha yang meliputi segala tindakan yang mempunyai tujuan khusus untuk memperkecil luas lingkup suatu pelanggaran atau tindak pidana, baik melaui pengurangan kesempatan untuk melakukan kejahatan ataupun melalui usaha pemberian pengaruh kepada orang-orang yang berpotensi untuk menjadi pelanggar/pembuat tindak pidana ataupun lingkungan sosial yang secara potensial dapat mempengaruhi terjadinya tindak pidana. Contoh : pencurian.

 


Baca Juga :

  1. Perawatan, Pemeliharaan dan Perbaikan Sipil atau Bangunan
  2. Penyerahan sejumlah 8 Mobil untuk PT. Krakatau Posco, Cilegon

 


 

Baca Juga

Undang-undang No. 26 Tahun 2007 menyebutkan, proporsi ruang...

Krakataujasaindustri‚ÄĘ‚ÄĘ‚ÄĘEra saat ini perusahan berskala kecil atau...

Squeegee atau squilgee atau wiper glass adalah alat dengan bilah...

Outsourcing atau alih daya adalah pemindahan pekerjaan (operasi)...