Artikel

Roda Gerinda atau Batu Gerinda (Grinding Wheel), Jenis dan Fungsinya

menggerinda

Saat ini penggunaan batu gerinda atau grinding wheel atau roda gerinda di industri dan perbengkelan sudah banyak seiring dengan perkembangan jenis, bentuk dan fungsinya yang semakin bervariasi.

Daftar Isi :

Pengantar

Proses penggerindaan biasanya didefinisikan sebagai proses penggunaan batu gerinda (grinding wheel) berupa roda abrasif padat untuk membentuk, memotong atau mengasah/menghaluskan atau finishing material atau benda kerja. Roda atau batu gerinda (grinding wheel) terdiri dari senyawa abrasif dan digunakan untuk operasi pemesinan abrasif.

Roda atau batu gerinda (grinding wheel) tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, dan setiap fitur roda memiliki tujuan yang berbeda. Batu gerinda berfungsi untuk membentuk, mengasah dan memotong, selain itu juga yang digunakan untuk memoles dan menghaluskan. 

Pengertian

Roda atau batu gerinda (grinding wheel) terdiri dari butiran pemotong (abrasive) dan perekat (bond) yang dibuat dengan cara dipanaskan pada dapur listrik sampai temperatur tertentu, dan dipress dengan tekanan dalam cetakan dengan bentuk yang diinginkan. Batu gerinda adalah salah satu jenis alat pemotong yang digunakan untuk pekerjaan finishing dengan hasil tingkat kehalusan dan toleransi tertentu, yang sebelumnya sudah dilakukan pengerjaan awal dengan jenis mesin lainnya atau yang paling umum adalah pengelasan.

Roda atau batu gerinda (grinding wheel) umumnya dibuat dengan bahan komposit; yang terdiri dari agregat partikel kasar yang ditekan dan diikat (direkat) bersama oleh matriks pengikat (bnding matrixs) untuk membentuk bentuk lingkaran (roda) yang padat. tersedia dalam berbagai jenis, profil dan penampang tergantung pada tujuan penggunaan roda. Roda gerinda juga dapat dibuat dari baja padat atau piringan aluminium dengan partikel yang terikat pada bagian permukaannya.

Jenis Batu Gerinda

Berdasarkan kebutuhan dan persyaratan penggunaan, terdapat berbagai jenis roda (batu) gerinda yang digunakan dalam proses pemesinan yang berbeda di industri dan perbengkelan; antara lain :

1) Roda Gerinda Lurus
Roda lurus adalah mode roda yang paling umum ditemukan pada gerinda tumpuan atau bangku. Ini juga banyak digunakan untuk operasi gerinda permukaan tanpa pusat dan silinder. Roda lurus digunakan untuk penggerindaan datar pada mesin gerinda datar, penggerindaan silinder luar pada mesin gerinda silinder, dan penggerindaan alat-alat potong perkakas tangan pada mesin gerinda bangku/pedestal.

2) Batu Gerinda Silinder atau Wheel Ring
Jenis roda gerinda ini tidak memiliki penyangga pemasangan tengah, tetapi memiliki permukaan yang panjang dan lebar. Umumnya digunakan untuk penggerindaan diameter dalam dengan posisi spindel vertikal atau horizontal. Roda gerinda terutama digunakan dalam penggerindaan spindel atau roll untuk menghasilkan permukaan datar. Penggilingan lebih lanjut dapat dilakukan dengan permukaan bagian ujung batu gerinda. 

3) Tapered (Tirus) Grinding Wheels 
Tapered Grinding wheel adalah roda lurus yang meruncing (bentuk tirus) ke luar menuju titik tengah roda. Roda lurus dengan roda runcing umumnya digunakan untuk penggenrindaan roda gigi, dll.

4) Bentuk Cup Lurus
Roda Gerinda Cup Lurus ini digunakan digunakan untuk penggerindaan permukaan datar dengan spindel vertical dan penggerindaan sisi dengan spindel horizontal. Karena memiliki kelebihan, permukaan dan penggerindaan paling disukai.

5) Roda Gerinda dalam (Internal Grinding Wheels)
Roda gerinda dalam, digunakan untuk penggerindaan diameter dalam pada mesin gerinda silinder (cylinder grinding machine). Terdapat dua jenis roda gerinda dalam yaitu roda gerinda dalam tanpa tangkai dan dengan tangkai

6) Bentuk Piring
Roda gerinda piring digunakan untuk menggiling mata bor dan pemotong frais, secara umum digunakan untuk penggerindaan alat-alat potong.

Komponen Batu Gerinda

Roda atau batu gerinda (grinding wheel) terdiri dari beberapa bagian yaitu, butiran pemotong (abrasive) dan perekat (bond) yang jenisnya dan proses pembuatannya disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan. Butiran-butiran pemotong (abrasive) pada roda gerinda, berfungsi sebagai pemotong pada saat digunakan. Perekat (bond) berfungsi sebagai matris untuk mengikat antara satu butiran dengan butiran lainnya dengan kekuatan tertentu.

1) Alumina Keramik
Butiran ini memiliki manfaat dari kristal yang mampu mengasah sendiri dan adanya rekahan mikro. Dan relatif dingin saat digunakan, serta memberikan masa operasi terpanjang di bawah tekanan sedang hingga tinggi. Dapa digunakan menggerinda pada suhu yang lebih rendah dan menghasilkan lebih sedikit gesekan. Ssalah satu manfaat utama dari kualitas ini adalah meminimalkan perubahan warna akibat panas pada benda kerja. Alumina keramik ideal untuk logam yang sulit digiling seperti baja lapis baja, titanium, paduan nikel keras, baja perkakas, dan baja tahan karat.

2) Zirkonia Alumina (Zr-Al2O3)
Butiran alumina zirkonia memberikan pemotongan yang cepat dan masa pakai yang lama pada benda kerja logam. Memiliki kemampuan mengasah sendiri dan menghasilkan penggerindaan yang cepat dan konsisten, terutama pada logam seperti baja dan baja tahan karat. Selain itu juga bertahan dengan baik di bawah tekanan tinggi dan suhu ekstrem.

3) Zirkonia Alumina-Alumina Keramik
Seperti halnya kinerja roda gerinda alumina zirkonia tetapi memiliki dorongan ekstra, campuran dengan alumina keramik akan menghasilkan pemotongan lebih cepat dengan lebioh sedikit tenaga (efisien).

4) Oksida Aluminium Putih 
Roda gerinda aluminium oksida putih menawarkan laju potong yang relatif cepat dan masa pakai yang lama. MerekSelain itu juga ideal untuk penggerindaan baja tahan karat dan baja yang lebih keras.

5) Aluminium Oksida (Al2O3)
Kristal Aluminium Oksida disebut juga Corundum; butir aluminium oksida sangat ideal untuk baja, besi, dan logam lainnya. Meskipun keras dan tahan lama serta memberikan pemotongan awal yang tajam dan cepat, butirannya akan menumpul seiring waktu dan tidak memiliki tingkat pemotongan dan potensi umur panjang dari beberapa butiran lainnya. Aluminium oksida memberikan nilai luar biasa dan hemat biaya dengan tetap menawarkan kualitas prima dan kinerja konsisten yang diperlukan dalam roda gerinda.

6) Silikon Karbida (SiC) 
Silikon karbida adalah butiran yang sangat keras yang sangat tajam dan memiliki kecepatan dipotong yang tinggi tetapi rapuh, tidak sekuat butiran lainnya.

7) Campuran Silikon Karbida - Aluminium Oksida 
Sebuah roda gerinda yang terbuat dari campuran silikon karbida dan aluminium oksida menghasilkan penggerindaan yang ideal untuk aluminium dan paduan lunak lainnya. Butiran abrasif ini menawarkan masa pakai yang lebih lama dan tingkat pemotongan yang cepat dan konsisten pada aluminium dan logam lunak lainnya.

Fungsi

Fungsi roda gerinda banyak sekali fungsinya diantaranya, digunakan untuk menggerinda datar, mengasah dan membentuk pisau atau untuk jenis pekerjaan lain yang tidak dapat dikerjakan pada mesin perkakas lainnya.

Roda atau batu gerinda (grinding wheel) umumnya digunakan untuk finishing pada benda kerja hasil proses pengelasan. Pada Proses Pengelasan Multipass untuk pekerjaan pada saluran pipa, bejana tekan, dan operasi pengelasan penting lainnya yang berkualitas, maka umumnya digunakan jenis alumina zirkonia yang bercampur keramik untuk menggerinda manik las dibentuk bevel. Demikian juga halnya pada pengelasan pipa, maka umumnya digunakan batu gerinda yang lebih tipis yang memungkinkan penggerindaan manik las tanpa merusak bevel; sehingga diperoleh hasil pekerjaan yang memuaskan. 

Roda atau batu gerinda (grinding wheel) digunakan juga di roll shop (bengkel repair roll) dimana dilakukan perbaikan terhadap roll untuk proses pengerolan baja canas panas atau canai dingin. Misalnya jika roll mengalami retak diperbaiki dengan pengelasan dan finishing dengan batu gerinda.

Kelebihan

Penggunaan batu gerinda untuk membentuk, mengasah dan memotong, memoles dan menghaluskan memilki berbagai kelebihan; antara laian

  • Dapat digunakan untuk memotong baja yang dikeraskan.
  • Mampu menghasilkan permukaan yang halus.
  • Waktu pengerjaan yang dibutuhkan lebih cepat.
  • Mampu menjaga akurasi dalam proses pembentukan.
  • Hanya membutuhkan sedikit tekanan (tenaga).
  • Cocok untuk digunakan memotong baja paduan berkualitas tinggi.
  • Peningkatan produktivitas prabikasi.

 

Referensi :

  1. Benchmark Abrasives; Grinding Wheel : Uses, Application and Its Types
  2. Hindustan Abrasives; Abrasive Grinding Wheel : Uses, Types & Benefits
  3. Wikipedia; Grinding wheel.
  4. Weiler Abrasives; Guide to Grinding Wheels

Baca Juga :

  1. Manajemen Penanggulangan Kebakaran di Perusahaan dan Industri
  2. Cleaning Service, Membersihkan Area Pabrik

Baca Juga

Cleaning Service Outdoor PT. Krakatau Jasa Industri dilengkapi...

Blast Furnace adalah konstruksi tungku yang dirancang untuk mengubah...

Krakataujasaindustri‚ÄĘ‚ÄĘ‚ÄĘ Hai Sobat KJI, Jalan merupakan salah...

Sanitasi didefinisikan sebagai usaha pencegahan penyakit dengan...